|
|
|
|
 |
Welcome to maticholic.com ! |
|
 |
|
![[maticholic.com] Portal Komunitas Motor Matic Indonesia](http://maticholic.com/templates/dark_vista_hr/images/dot.png) |
![[maticholic.com] Portal Komunitas Motor Matic Indonesia](http://maticholic.com/templates/dark_vista_hr/images/2line.png) |
Artikel Terbaru
Parts Alternatif Skutik Honda, Banyak Yang Cocok, Kok!Yakin, sebagai skutiker, termasuk pemilik produk Honda pasti pernah kesulitan mencari part pengganti atau pendukung buat besutan kesayangan. Bisa emang stoknya enggak ada, kosong atau habis atau malah harganya yang selangit. Pusing? Enggak perlulah! Cari solusi dengan metode comot komponen ... Read more...
Honda PCX sudah bisa di pesan di PRJKabar gembira bagi Anda yang mendambakan PCX, produk tercanggih Honda di segmen skuter otomatik (skutik). PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen sekaligus pemasar motor sudah membuka pesanan pada ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ).Semula, AHM berencana akan meluncurkan PCX pada PRJ tahun ini.... Read more...
Merancang Braket Monoshock Vario CBS /* */ Ada hal yang menarik saat merancang suspensi belakang New Vario CBS kala mengaplikasi konsep modif low rider. Sebab tulang rangkanya desain terbaru model cradle box dengan penampang persegi panjang. “Sayang kalau pembuatan bracket memakai sistem las-lasan. Lebih baik ... Read more...
Bikin braket kaliper knockdown /* */ Jangan ngaku modilover gaul jika hari gini nggak memancang dua biji cakram di fork motor funky kamu. Memang untuk membuatnya membutuhkan banyak persiapan yang rada ribet karena harus membuat braket dudukan piringan cakram juga braket kaliper. Untuk urusan... Read more...
Mau Bikin Motor Kencang, Piston Jenong Banyak Diburu!Apa jadinya mesin tanpa piston? Hanya seonggok besi yang tak beda dibandingkan pot kembang atau tiang listrik. Enggak bisa dipakai membuat tunggangan melaju. Piston atau seher ini memang menjadi jantung dari mesin, sehingga boleh dibilang ini adalah perangkat utama dapur pacu. Makanya tak... Read more...
Review Oli motor maticDisini saya akan coba menyampaikan pengalaman saya tentang penggunaan oli mesin di motor matic saya. Saya coba membandingkan 4 macam oli mesin, yaitu :1. Federal Prime One Blue 10w-30 API SJ2. Castrol Magnatec 10w-40 API SM Read more...
Ini Dia, Syarat Lulus Helm SNILusa kemarin ane menerima DVD berisi pengujian helm yang sesuai dengan SNI. Ternyata untuk dapat menyandang "gelar" emboss SNI di outer shell, sebuah helm harus melalui sembilan tahap pengujian. Apa saja tahapan pengujian itu? Uji penyerapan energi kejut (impact test).Uji... Read more...
EV-neo, Skuter Listrik Honda untuk Disewakan Honda Motor Co., Ltd. memperkenalkan prototipe skuter listrik kecil mutakhirnya yang diberi nama EV-neo. Karena daya tarik skuter listrik belum begitu tinggi, Honda merencanakan untuk menyewakannya kepada perusahaan yang membutuhkah layanan hantar (delivery). Program penyewaan dimulai... Read more...
Roller Skutik Ringan = Deselerasi Besar?Umumnya, akselerasi jadi pujaan pengguna skutik. Maklum iklim kompetisi selalu berada di benak tiap orang. Siapa punya tunggangan yang larinya paling cepat, pastilah berbangga hati. Namun ada hal lain yang perlu diperhatikan jika tunggangan digunakan sebagai andalan transportasi sehari-hari.... Read more...
|
|
|
![[maticholic.com] Portal Komunitas Motor Matic Indonesia](http://maticholic.com/templates/dark_vista_hr/images/2line.png) |
|
|
Biker yang lagi online
No Biker, Login Dong Bro! Guests: 16
Links
|
|
|
Cek 3 Poin Jika Mio Bore-Up Over Heat |
|
Written by http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/8116
|
 Ingin performa harian Yamaha Mio semakin cihuy? Pasti pada setuju, kalau cara yang paling tepat adalah melakukan bore up mesin. Hal tersebut jadi solusi, soalnya sudah banyak juga yang jual paketan bore up 150 cc. Tapi tahu enggak! Ternyata menaikkan cc mesin Mio jadi pelego itu memiliki efek samping! “Kalau settingan dan sirkulasi pelumas gak pas, mesin jadi cepat panas. Parahnya, seher bisa langsung ngancing atau malah jebol,” wanti Ari Kristanto dari bengkel GMotor.
Nah masalah apa saja yang bikin overheat? Simak tiga poin berikut ini! Debit Bensin Volume ruang bakar yang meningkat, butuh debit bensin yang lebih banyak dari standarnya. Bila terlalu miskin, mesin jadi gampang overheat. Mau tau pengecekan debit bensin yang pas? Lihat saja elektrode busi, bila warnanya cokelat (gbr.1) dipastikan pembakarannya sesuai. Kalau berwarna putih berarti miskin dan bila hitam maka debit bbm terlalu berlebih. Cara mendongkrak debit bensin, dengan menaikkan ukuran pilot dan main jet (gbr.2). Dari pilot jet standar Mio 38 dengan main jet 110/105, maka kenaikannya cukup 1-2 step. “Pilot jet-nya jadi 40 dan main jetnya jadi 115/120,” tutur Ari. Kompresi Bicara kompresi, artinya menyinggung posisi TMA seher dan kepala silinder. Nah semakin dekat jarak tersebut, semakin besar pula perbandingan kompresinya. “Dengan kodisi seperti ini, tidak dianjurkan untuk menggunakan bahan bakar beroktan rendah seperti Premium. Minimal pakai Pertamax,” ungkap Ari. Bila memaksakan pakai Premium, dikhawatirkan akan terjadi knocking alias ngelitik. Pasalnya campuran bensin dan udara yang ada di blok silinder terbakar oleh panas mesin dan bukan oleh api busi. Efeknya hampir sama seperti kekurangan debit bensin yang bikin ruang bakar jadi kering. Cara lain dengan menjauhkan jarak TMA piston dengan kepala silinder dengan memakai paking head tambahan (gbr.3) setebal 0,3 mm sehingga tekanan kompresi berkurang. Oli mesin Takaran oli mesin yang enggak sesuai, dapat menimbulkan panas mesin yang berlebih. Hal itu terjadi karena adanya gesekan antara komponen yang tak terlumuri oli. Jadi, energi kalor meningkat dan panas mesin ikut naik. Takaran oli yang tidak sesuai bukan karena kelalaian pemiliknya. “Bisa jadi oli memuai! Ingat! Berkurangnya additive dalam oli karena usia pakai, bisa menyebabkan perubahan kekentalan oli. Nah semakin encer oli, cenderung semakin mudah pula oli itu menguap,” urai Ari. {mosgooggle center} |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|